Langkah-Langkah Cara Beternak Burung Puyuh Mudah dan Sederhana
Telur juga menjadi makanan sehari-hari setiap
orang entah itu telur ayam atau telur puyuh, karena telur mempunyai manfaat
bagi kesehatan diantaranya sumber protein, menjaga kesehatan mata, menjaga
fungsi otak dan juga banyak kandungan nutrisi yang demikianya.
Burung puyuh juga ada bermacam jenisnya
contohnya burung puyuh jepang. Seperti namanya burung ini berasal dari hutan
yang di ternak di wilayah Jepang.
Burung ini juga istimewa karena mempunyai daya
tahan tinggi dalam menghadapi penyakit. Burung puyuh juga mempunyai ciri-ciri
bertubuh bulat, lebih besar dari pada burung puyuh lainnya.
Mempunyai ekor yang pendek, dan panjang dari
badannya hanya 19cm saja. Dan juga walaupun namanya burung tetapi burung puyuh
ini tidak bisa terbang seperti burung-burung lainnya.
Baca Yuk: Bisnis Budidaya Burung Puyuh: Jenis, Cara, Ciri dan Harga Burung Puyuh
Cara Beternak Burung Puyuh
Tidak terlalu susah untuk menernakan burung
puyuh, namun ada bagusnya anda harus mengetahui terlebih dahulu jenis dari
burung puyuh, apalagi bagi anda yang pemula. Karena burung puyuh mempunyai
perbedaan antara jantan dan betina.
Pada jantan warna bulu dari dadanya yaitu
cokelat muda sedangkan betina bagian dada atas dan leher warnanya terang dan
ada totol-totol cokelat tua. Nah jika anda sudah mengetahui perbedaannya maka
anda bisa menternakannya dengan cara dibawah ini.
1. Mempersiapkan kandang
- Atur kandang supaya mudah terkena sinar matahari. Bertujuan supaya burung puyuh tidak terkena jamur dan kandang tidak melembab
- Kelembapan kandang berkisar kira-kira 30 sampai 80 persen
- Temperatur normal kira-kira 20 hingga 25 derajat celcius
- Jangan biarkan kandang gelap, karena kandang dari burung puyuh harus nyaman dan juga hangat. Maka dari itu anda bisa menambah penerangan lampu sekitar 30 hingga 50 watt
2. Pemilihan bibit unggul burung puyuh
Pemilihan bibit unggul itu tergantung dari
tujuan menternak burung puyuh. Terdapat 3 petunjuk yang penting dalam pemilihan
indukan burung tersebut diantaranya:
- Kalau ingin ternak puyuh petelur untuk dikonsumsi maka pilih indukan betina yang sehat, tidak mempunyai macam-macam penyakit
- Jika ternak puyuh petelur untuk pembibitan maka pilih indukan betina dan jantan yang aktif di dalam proses produksi
- Dan jika ternak puyuh pedaging maka pilih indukan betina dan jantan yang sudah tidak dapat lagi bertelur
3. Pemeliharaan burung puyuh
Proses dalam pemeliharaan burung puyuh ini
harus anda perhatikan dan itu sangat banyak. Dan ini mungkin menjadi beberapa
hal yang harus anda perhatikan.
Makanan untuk burung puyuh
Supaya burung puyuh yang kita ternak tumbuh
dengan baik dan menghasilkan anakan yang bagus maka harus diberi makan yang
baik pula contohnya dengan beri makan pelet atau remah-remah misalnya.
Kebersihan
Supaya tidak adanya penyakit didalam kandang
burung puyuh maka haruslah selalu dibersihkan kandangnya agar burung puyuh pun
merasa nyaman.
Kontrol penyakit
Dalam memelihara Burung puyuh juga harus ada
cek kesehatannya jangan sampai burung itu nantinya terkena penyakit dan bisa
menularkan ke burung puyuh lainnya
4. Panen
Panen menjadi hal yang dinantikan saat dalam
menternak burung ini. Proses panennya juga terdapat 2 hasil diantaranya:
- Hasil yang utama pembudidayaan ialah daging puyuh dan terlurnya, juga bibit baru yang bisa diproses untuk dibudidayakan lagi.
- Hasil tambahan yang berupa bulu puyuh yang bisa di gunakan untuk kerajinan hingga
- kotorannya yang bisa digunakan untuk pupuk tanaman.